Memulihkan Mental Korban Pelecehan Seksual Bagian 4

– Persiapkan mental anak dengan baik untuk bisa menghadapi kondisi yang mungkin membahayakan. Pelecehan seksual bisa terjadi di mana saja, di rumah, sekolah, pusat perbelanjaan, atau lainnya. Ajari anak untuk lebih hati-hati, tidak mau diajak bermain oleh orang dewasa yang belum ia kenal, dan minta ia segera lari atau laporkan ke orangtua jika ada orang yang dikenal ataupun tidak memegang anggota tubuh yang tidak boleh disentuh tadi.

– Kerja sama dengan pihak lain, sekolah misalnya, perlu dilakukan. Misalnya dengan mengadakan seminar pendidikan seksual. Datangkan pembicara yang memiliki pengalaman dan wawasan luas sehingga kita bisa peserta seminar bisa memahaminya dengan baik. Sebaiknya, yang ikut tak hanya anak, tetapi juga orangtua, guru, staf sekolah, bila perlu sopir sekolah sehingga semua bisa memahami informasi dengan baik dan lebih waspada. Lakukan pendidikan seksual secara berkala sehingga kita tetap peduli terhadap masalah ini. Mungkin, pendidikan seksual perlu dimasukkan ke dalam salah satu mata pelajaran di sekolah dengan memperhatikan kebutuhan dari si anak.

– Katakan pada anak, tidak sembarang orang boleh menyentuh apalagi memegang bagian-bagian tersebut. Ada 3 orang yang boleh menyentuh atau memegangnya yaitu si anak sendiri, orangtua terutama Mama, dan dokter dengan pendampingan dari kita. Selain ketiga orang tersebut tidak boleh ada yang menyentuhnya. Bagaimana jika di sekolah anak ingin ke toilet? Sebelum bersekolah, latih anak bertoilet sehingga saat sekolah ia sudah bisa sendiri.

– Jalin kelekatan komunikasi dan emosi. Pahami anak dengan baik sehingga kita tahu jika ada sesuatu yang mengganjal atau menimpa dirinya. Berkomunikasilah dengan cara yang nyaman dan menyenangkan sehingga anak mau mengungkapkan apa yang ia rasakan atau alami. Misalnya ia bercerita tentang ketakutan kalau ada orang dewasa yang suka memegang dadanya di sekolah kita bisa segera menindak lanjuti.

– Sering kali, pelecehan seksual malah datang dari orang terdekat. Sebaiknya kewaspadaan terus dilakukan, pantau aktivitas anak dengan baik. Delegasikan pengasuhan ke orang yang sudah kita percayai dengan baik. Tak lupa, persiapkan mental anak untuk terus waspada.

Lebih banyak informasi dan wawasan mengenai gaya hidup dan mendidik anak sangat baik bagi orangtua. Karena itulah simak juga portal gaya hidup yang membahas semua seputar kehidupan dan pembelajaran terutama pada anak. Selain itu berikan anak pelatihan bahasa asing di kursus berbahasa Jerman di Jakarta agar mahir dalam berbahasa Jerman.